Tersangka atau pesalah kes korupsi yang ingin lari dari kejaran wartawan
mungkin boleh mengimprovisasi apa yang dilakukan Martyn Crute berikut
ini. Direktor perusahaan minyak ini muncul di pengadilan Britain dengan
berpakaian seperti perempuan demi cuba untuk menghindari perhatian media
yang menunggunya.
Tak hanya pakaian, Crute juga mengenakan aksesoris perempuan. Lihat
saja, dia memakai pullover bergaris tanpa lengan, rok panjang selutut
warna hitam dan kasut tinggi ketika meninggalkan Lincoln Crown Court,
Inggris, sebagaimana dilapor The Telegraph, awal minggu ini, agar boleh
menipu juru kamera.
Penyamarannya yang mengejutkan itu langsung diketahui oleh para
fotografer yang menunggu dan siap memotret ketikadia keluar. Kerana para
fotografer itu mengejar, ia lalu mengibaskan rambutnya ke wajahnya
untuk menyembunyikan rahang dan bekas cukuran di pipinya.
Aksinya itu untuk memastikan bahawa identitinya sebagai Crute tidak
diketahui wartawan. Crute, yang berasal Retford, Notts, Inggris itu,
adalah seorang direktur UK Oil and Gas Ltd. Ia muncul di pengadilan atas
tuduhan bahawa usahanya selama 15 bulan beroperasi tanpa terdaftar di
badan keselamatan gas, Corgi. Hal itu telah menempatkan para pekerja
dalam risiko kerana standard kerja yang buruk yang dilakukan selama
jamgka tersebut.
Jaksa penuntut untuk Eksekutif Kesihatan dan Keselamatan Inggris,
mengatakan perusahaan itu terus menggunakan logo Corgi dalam dokumennya
dan memberi kesan kepada pelanggan bahawa perusahaan tersebut beroperasi
secara legal.
Crute mengakui tuduhan telah melanggar ketentuan Kesihatan dan
Keselamatan dalam Undang-Undang Kerja Inggris. Dia didenda sebanyak2.000
poundsterling dan diperintahkan untuk membayar 41.000 pound kos guaman
dan dilarang menjadi direktor perusahaan selama tujuh tahun.
