
BANJARMASINPOST.CO.ID, JOMBANG - Hanya gara-gara diejek memiliki burung mini (kemaluan kecik) oleh kekasihnya sendiri, Sulkhan (22), warga Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, sanggup memperkosa kekasihnya, Bunga (13), siswi Kelas I sebuah SMP, warga Desa Jatiganggong, Kecamatan Perak, Jombang. Namun, akibat perbuatannya itu Sulkhan ditangkap polis pada Selasa (27/9/2011). Kini kesnya ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) pada Satreskrim Polres Jombang.
Sulkhan mengaku sudah memperkosa Bunga sebanyak tiga kali sejak Raya Aidil Fitri lalu. Sulkhan juga mengaku dirinya memperkosa Bunga kerana kerap diejek Bunga. “Saya sering diejek memiliki ‘burung’ mini, dan sebab itu saya mahu buktikan,” kata Sulkhan kepada penyiasat. Terbongkarnya kes ini bermula ketika orangtua korban didatangi pihak sekolah. Kerana, Bunga banyak mengalami perubahan sikap. Bahkan sejumlah mata pelajaran jatuh menjunam. Bunga kemudian dipanggil untuk diberikan bimbingan dan penyuluhan. Dari proses bimbingan dan penyuluhan itu, Bunga mengaku sedang dibelit masalah akibat disetubuhi Sulkhan, kekasihnya sendiri sebanyak tiga kali, dan mengaku menyesal telah melakukan perbuatan itu.
Pihak sekolah kemudian disampaikan ke orangtua Bunga. Awalnya, Sulkhan mengelak tuduhan itu. Namun, setelah didesak polis ia mengakui semua perbuatannya. Sulkhan menggauli kekasihnya pertama kali di area persawahan Desa Brambang, Kecamatan Diwek. Yang kedua dicumbu di kandang ayam Desa Barongsawahan, dan terakhir di sekitar area tanaman tebu Kecamatan Perak.
Semua itu dilakukan pada siang hari, yakni setelah pulang sekolah. “Saya tidak terima. Kenapa anak saya diperlakukan seperti haiwan. Diajak ke sawah-sawah,” ujar Asmu’in, di depan Kantor Unit PPA Satreskrim Polres Jombang.
* Waaaa..bak kata pepatah kerana mulut body tergadai...perhhhh..
![]()
