Titel ratu kecantikan yang ia peroleh pun ditarik kerana banyaknya komen-komen pedas di halaman Facebook Miss World Fiji seperti dilapor Fiji Times. Ada yang mengatakan rambut pirangnya tidak cukup ''buiniga'' (keriting) dan ada pula yang merasa kulitnya kurang berwarna.
Hal-hal tersebut ternyata tidak benar adanya. Ia tidak lagi menyandang predikat pemenang kerana usianya dianggap terlalu muda. Kontes ratu kecantikan Miss Fiji ini mengharuskan para pesertanya memiliki darah Fiji yang berusia minima 16 tahun 11 bulan.
Torika yang keturunan Eropa-Fiji ini ternyata masih di bawah umur menurut para egawai Miss World skala internasional. Meskipun telah mengalahkan sejumlah wanita muda asal Fiji dalam kontes ini, ia ikhlas merelakan mahkotanya disandang oleh runner-up, Koini Vakaloloma yang berusia 24 tahun.
Padahal jika ditelusuri, sebelumnya ajk Miss World Fiji tidak bermasalah dengan umurnya, seperti diungkapakan Torika kepada Dailymail. Kontes yang berlangsung bulan lalu ini juga dimeriahkan oleh top model asal New Zealand, Rachel Hunter sebagai salah satu juri.
Pimpinan Miss World Fiji, Andhy Blake menyampaikan langsung kepada Torika bahawa gelarnya harus dicabut atas dasar perintah dari Miss World Internasional. Walaupun gelarnya dicabut, Torika tetap berbesar hati dan justru senang kerana keadaan menjadi tenang kembali.
Meskipun merelakan, ia sempat berujar bahwa ada kebohongan, konspirasi dan tidak transparan dalam acara ini. Iapun segera pulang ke New Zealand setelah mengurus perpindahan mahkotanya di Fiji.
![]()

